Menemukan Topik/Judul Skripsi

Salah satu masalah yang dihadapi oleh mahasiswa adalah tugas akhir. Masalah yang paling awal dari tugas akhir adalah menemukan topik/judul skripsi. Masalah ini memang tidak bisa dianggap remeh karena dari topik/judul suatu skripsi (tugas akhir) akan dimulai. Bagaimana cara menemukan topik/judul skripsi ?

Ada beberapa cara untuk menemukan judul skripsi. Pertama adalah membaca atau mengikuti seminar proposal dan mencari celah baru dari topik yang diseminarkan.  Dari membaca atau mengikuti seminar proposal, seorang mahasiswa bisa mempelajari bagaimana calon peneliti akan melakukan riset. Idealnya, jika mahasiswa tersebut tertarik pada topik  yang diseminarkan, dia akan mencari celah atau ruang atau aspek yang tidak dikaji oleh si calon peneliti. Berangkat dari sini, dengan menerapkan prinsip Amati, Tiru, dan Modifikasi, topik/judul skripsi dapat dimunculkan.

Kedua adalah membaca artikel ilmiah yang relevan dan membaca sisi keterbatasan artikel tersebut. Sekarang ini, seorang mahasiswa tidak terlalu sulit untuk mendapatkan suatu artikel ilmiah, baik yang dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.  Biasanya, suatu artikel ilmiah mengemukakan keterbatasan dari kajian yang dilakuakan oleh si penulis artikel.  Keterbatasan ini bisa jadi pijakan awal untuk menemukan ide topik/judul skripsi. Dengan kata lain, jika keterbatasan ini bisa diatasi, satu atau beberapa topik/judul skripsi yang orisinal dapat dimunculkan.

Ketiga adalah melakukan googling. Seorang mahasiswa generasi sekarang sudah harus dan wajib mengetahui bagaimana cara googling. Kalau dia bisa menemukan kata kunci tertentu, misalnya tentang aplikasi goal programming, dia bisa mengetikkan kata kunci tersebut pada search engine. Dengan cara ini, si mahasiswa akan disupplai dengan berbagai temuan, baik yang relevan maupun tidak. Temuan-temuan ini bisa jadi merupakan sumber inspirasi untuk menyusun topik/judul skripsi.

Keempat adalah dengan melihat situasi sekitar yang relevan dengan bidang kajian.  Fenomena sehari-hari yang disekeliling kita bisa jadi merupakan sumber inspirasi yang baik. misalnya, seorang mahasiswa melihat bahwa pengembangan usaha kecil dan menengah masih perlu dikembangkan, dia bisa menangka ide riset tentang pengembangan usaha kecil. Untuk bisa menangkap fenomena ini menjadi topik skripsi, si mahasiswa harus melatih kepekaan intuisinya dengan cara sering membaca dan berdiskusi.

5 responses to this post.

  1. Posted by asep cahya on Mei 26, 2011 at 6:41 pm

    Terima kasih pak Hadi, postingnya cukup membantu kami sebagai mahasiswa.

    Balas

  2. Posted by wiliam on Maret 16, 2012 at 10:52 am

    Mr hady,,,,hanks for your sugggest, i think this is a way how i would to find or search my tittle of thesis,,,it help me more,,,,,,

    Balas

  3. assalamua’alaikum. Pak Hadi
    saya sudah mendapatkan ide untuk judul skripsi yang insyaallah akan saya gunakan. saya ada pertanyaan pak.
    jika di judul skripsi itu saya mencantumkan 1 variabel X dan 1 variabel Y. apakah parameter yang akan saya gunakan nantinya harus sesuai dg jumlah variabel yg saya sebutkan tadi?
    apakah boleh di dalam kerangka pemikiran variabel X ditambahkan?
    terima kasih.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: