Tjong Bie: Tempat Ngopi dengan Segmen Pasar Unik

Tjong Bie adalah tempat nongkrong di tengah kota Asahan. Lokasinya cukup strategis karena tepat di bundaran HI-nya kota Asahan ini. Dari sarana yang ada, warung kopi ini tidak lebih daripada warung kopi lainnya. Meja panjang dan diletakkan secara berjajar-jajar membentuk blok-blok dengan sekitar empat sampai delapan kursi mengitari meja tersebut. Menu yang disajikan juga tidak terlalu complicated, yakni kopi susu, teh susu, dan roti bakar. Tidak ketinggalan koran hari ini yang sudah dilepas-pisah halaman-halamannya disediakan sebagai jasa tambahan di warung kopi ini.

Keunikan watung kopi ini adalah konsumen sasarannya. Segmentasi pasar dari warung ini tidak berdasarkan latar belakang sosial ekonomi, usia, latar belakang pendidikan, maupun status sosial. Warung ini digemari oleh berbagai kalangan sosial, mulai dari tukang becak sampai pejabat pemerintah. Warung ini didatangi tidak saja oleh mahasiswa, tetapi juga kalangan para pensiunan. Warung ini menjadi tempat berkumpul mulai dari mereka yang berpendidikan rendah sampai yang berpendidikan tinggi. Warung ini juga mungkin disukai oleh konsumen yang mempunyai pekerjaan formal maupuan yang non formal. Semua orang boleh datang. Semua orang boleh menikmati segelas kecil kopi susu dan sepiring roti bakar. Semua orang boleh menikmati kopinya selama berjam-jam sambil menuntaskan obrolan-obrolan mereka.

Sepintas, segmentasi pasar dari warung kopi ini bersifat multi segmen. Target konsumen merupakan blending dari berbagai karakteristik dasar yang bisa dijadikan pembentukan segmentasi pasar, seperti latar belakang sosial ekonomi, usia, latar belakang pendidikan, maupun status (kelas) sosial. Warung kopi ini tidak sekedar menjual produknya tetapi warung ini juga menyediakan dirinya sebagai tempat yang nyaman dan murah untuk berdiskusi berbagai hal. Sekerumunan orang yang duduk melingkari meja akan mendiskusikan dan sharing informasi tentang berbagai hal, seperti politik lokal/nasional, pemberdayaan masyarakat, dan bahkan perencanaan aksi demonstrasi. Nah, orang-orang yang haus informasi dan membutuhkan partner diskusi inilah yang menjadi segmen dari warung kopi. Mungkin inilah segmen yang paling pas untuk sebuah warung kopi.

7 responses to this post.

  1. Posted by suciati on Juni 11, 2011 at 9:52 am

    klo ada fotonya…,alah asyik…kira2 apa topik menarik yg biasa diperbincangkan pak??? apa kebiasaan nongkrong di warung kopi ada di setiap sudut kota ato terpusat di lokasi tertentu…

    Balas

    • iya. waktu itu, perginya mendadak. pagi hari sebelum mulai kerja ternyata ada yang ngajak ngopi. jadi nggak siap kamera. disitu banyak berkumpul orang seni, politik, lsm yang memperbincangkan isu yang relevan dengan background mereka. kabarnya, mereka yang mau demonstrasi di kota ini juga “rapat”nya disini juga. jadi tempat ini jadi strategis karena menjadi sumber informasi bagi banyak pihak.

      Balas

  2. Pak..ralat dikit boleh ya..?
    yg bener itu Kota Kisaran. Kl Asahan nama Kabupatennya Pak.
    Agak2 aneh…gitu kl Kota Asahan.
    ok Pak..feature nya menarik. I like it..
    Ditunggu postingannya mengenai Parapat/Lake Toba & Brastagi, hehe..

    Tks
    Mia

    Balas

  3. Posted by joedi on Juni 16, 2011 at 1:11 pm

    Saya belum pernah ke Asahan… Lagi pingin explore dengerin cerita orang-orang yang komen tentang lokasi unik dan spesifik…..tolong Fotonya Pak… biar bisa lebih menyatu sama hasil pengamatan langsung jenengan

    Balas

  4. Posted by mulyarman on Januari 16, 2012 at 4:45 pm

    alamatnya di mana pak?soalnya selama 6 bulan di Asahan (Kisaran) saya belum pernah jumpa “Tjong Bie”.

    Balas

    • tempatnya persis di seberang “tugu monas” kisaran (ujung jalan imbon, imam bonjol). papan namanya memang tidak ada. kalau ndak keliru, bukanya hanya pagi hingga siang. malam hari tutup. silahkan dicoba…(ini bukan iklan lho).

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: