Voice versus Noise

Frasa ini pernah disampaikan oleh Daniel Sparingga, Staf Ahli Presiden bidang komunikasi politik, untuk menyikapi kondisi terakhir yang berkaitan dengan reshuffle kabinet. Tetapi, yang ingin diungkapkan disini bukan mengkaitkan frasa ini dengan isu reshuffle melainkan pesan penting dari frasa tersebut. Secara kasar, voice dikonotasikan sebagai pendapat-pendapat yang harus didengarkan. Sementara itu, noise dikonotasikan sebagai pendapat-pendapat yang tidak harus (perlu) didengarkan.

Dalam pengelolaan organisasi, voice-noise ini harus dapat dibedakan secara tegas oleh pemimpin organisasi  agar pengambilan keputusan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. Kemampuan pemimpin untuk memilah voice dari noise akan sangat dipengaruhi oleh kejernihan pikiran dan hati. Tanpa kejernihan ini, sulitlah dibedakan mana yang voice dan mana yang noise. Atau, bahkan voice dan noise bisa dianggap sama baiknya.

Intuisi pemimpin dalam membedakan keduanya ini adalah sisi art dari aplikasi ilmu manajemen. Tidak seperti sisi science dari ilmu manajemen, sisi ini tidak pernah secara eksplisit diajarkan oleh buku-buku referensi atau perkuliahan dalam bidang ilmu manajemen. Pemimpin atau manajer harus menggali sendiri dan mempertajam intuisinya melalui “kuliah” di dunia nyata. Dengan kata lain, pemimpin atau manajer harus meningkatkan digit jam terbangnya agar mampu memilah keduanya. Bagaimanapun, voice harus dibedakan dari noise.

5 responses to this post.

  1. Posted by Ardiyanth Rizky on Oktober 19, 2011 at 2:06 pm

    Nice

    pak bagaimana sih memupuk kepercayaan diri ?

    terima kasih

    Balas

  2. Posted by Ardiyanth Rizky on Oktober 20, 2011 at 10:21 am

    Pak saya mau bertanya

    mengapa pelaku bisnis harus memahami seluk beluk bisnis sebelum memasuki perusahaan ?

    terima kasih

    Balas

  3. Posted by Ardiyanth Rizky on Oktober 20, 2011 at 10:38 am

    oke

    ditunggu segera pak

    terima kasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: